Branding Marketing

Ingin Sukses Branding dengan Merchandise? Kenali 5 Triknya!

Ada banyak cara untuk meningkatkan brand awareness. Mulai dari penggunaan social media, mengikuti berbagai pameran/expo hingga meluncurkan merchandise dari yang sekecil gantungan kunci, hingga sebesar backpack.

Yup. Branding dengan merchandise memang saat ini sedang naik daun. Apalagi, ada banyak cara untuk mendistribusikannya baik online maupun offline. Dengan banyaknya merchandise yang dibagikan, semakin banyak pula orang yang tahu akan produk atau jasa yang Anda jual.

Lalu bagaimana caranya agar branding dengan merchandise ini tepat sasaran dan sukses meningkatkan awareness konsumen? Yuk, simak beberapa trik berikut!

  1. Sesuaikan dengan target market 


    Source: Fun Cases

    Merchandise perusahaan haruslah mewakili jiwa konsumennya. Untuk distro, misalnya, sebagian besar konsumennya adalah anak muda. Anda dapat membuat souvenir yang tidak biasa – seperti phone case, atau totebag dari kanvas. Barang-barang merchandise ini cenderung lebih disukai oleh anak muda dan mereka dapat menggunakannya saat bepergian. Alhasil mereka menjadi marketing tool perusahaan Anda secara sukarela.

  2. Brand dan souvenir harus ‘nyambung’


    Source: Yahoo! News

    Starbucks adalah salah satu brand yang nyambung dengan merchandise-nya. Kedai kopi yang populer seantero jagad ini menjual aneka tumbler segala musim yang berbeda di setiap negara. Alhasil banyak konsumen loyal yang merogoh kocek lebih ketika traveling, hanya untuk membeli koleksi tumbler Starbucks sebagai penanda bahwa ia telah berkunjung ke negara tertentu.

    Sebelum memutuskan untuk memesan souvenir dalam jumlah banyak, pastikan setiap item-nya memiliki makna yang menghubungkan brand Anda dengan konsumen. Contohnya, jika Anda memiliki toko handphone, Anda bisa mem-branding souvenir powerbank dengan nama toko Anda. Atau jika  Anda memiliki usaha kuliner, Anda bisa membagikan souvenir berupa kotak makan yang sudah tertera nama bisnis Anda. Bisa juga branding dengan merchandise yang lebih simple seperti menulis tagline resto Anda di payung.

  3. Cantumkan merchandise pada produk baru


    Source: LMall

    Salah satu teknik marketing yang cukup jitu dan masih digunakan hingga saat ini adalah dengan mem-branding souvenir dengan produk unggulan atau produk yang baru saja diluncurkan. Hal ini dapat mengenalkan produk baru kepada konsumen loyal Anda sekaligus kepada calon konsumen potensial yang sedang mendatangi event yang Anda gelar.

  4. Adakan kontes di sosmed

    Seperti yang dilansir oleh Detik.com, dari 132 Juta netizen di Indonesia, 40% adalah penggila sosmed. Instagram dan Facebook memiliki basis pengguna yang sangat besar. Jika tidak dimaksimalkan kegunaannya, maka usaha branding Anda akan terasa kurang efektif.

    Penyebaran merchandise lewat sosmed bisa dilakukan dengan mengadakan kontes atau kuis dengan berbagai hadiah merchandise perusahaan. Mengapa ini penting? Karena pastinya, yang menjadi follower Anda adalah orang yang tertarik atau sudah mengenal produk/jasa yang Anda jual. Mereka pun tak akan segan untuk mengajak rekan-rekan mereka untuk mengikuti kontes tersebut.

  5. Bangun reputasi dengan merchandise

    Menjadi sponsor sebuah event memang sangat efektif dalam menciptakan brand awareness kepada orang-orang yang belum mengenal bisnis Anda. Namun ada cara lain yang lebih spesial yaitu dengan melibatkan merchandise Anda ke dalam rangkaian CSR event perusahaan. Hal ini juga bisa dijadikan ajang untuk mengenalkan bisnis Anda sekaligus melakukan kebaikan bagi sesama. Ada banyak komunitas yang bisa saja membutuhkan merchandise yang Anda sediakan. Tak ada salahnya berbagi ke sekolah, panti asuhan, rumah sakit atau instansi yang akan sangat menghargai bantuan Anda.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply