Marketing

Belajar Dari Brand Raksasa Pentingnya Strategi Online dan Offline Marketing

Strategi Online dan Offline Marketing

Sebagai seorang pemilik bisnis, Anda harus menyusun strategi marketing secara bijak. Penelitian, studi, survei, dan data statistik terbaru mengenai marketing akan terus bermuculan dari waktu ke waktu. Sebuah studi mungkin mengatakan bahwa 73% marketer menggunakan email marketing sebagai strategi utama bisnis mereka, sedangkan studi lainnya mengatakan bahwa 56% customer lebih percaya dengan iklan media cetak dibandingkan media internet.

Pada kenyataannya, mayoritas bisnis membutuhkan kombinasi dari berbagai strategi marketing agar memperoleh hasil yang maksimal. Setelah sebelumnya kita membahas strategi offline marketing terpopuler, pada artikel kali ini, Anda akan mengetahui kenapa marketer wajib menggabungkan strategi online dan offline marketing.

Strategi online dan offline marketing dapat memperkuat brand image

Brand image bisnis akan lebih mudah diingat oleh customer jika disampaikan melalui berbagai channel. Anda juga bisa menciptakan brand image yang kuat melalui metode omni-channel. Selain itu, jika dikoordinasi dengan benar maka brand image yang tercipta akan memiliki dampak yang baik untuk kedepannya. Namun diperlukan konsistensi agar customer memiliki perspektif yang jelas mengenai brand Anda. Customer akan lebih tertarik jika Anda menggunakan brand image yang sama disetiap channel bisnis.

Salah satu brand terkenal yang paling sukses menggunakan metode ini adalah REI. Perusahaan ini berhasil menggabungkan berbagai jenis media seperti print catalog, mobile apps, website, dan toko fisik secara bersamaan. Konsistensi dalam menampilkan kegiatan-kegiatan outdoor diberbagai channel membuat REI dipandang sebagai salah satu penyedia perlengkapan outdoor terbaik di mata customer.

Strategi Offline dan Online Marketing Brand REI

Source : Hubspot

 

Melibatkan offline audience pada kegiatan online atau sebaliknya

Selain memperkuat brand image, pernahkan terpikir berapa jumlah offline dan online audience bisnis Anda? Masing-masing channel pasti memiliki jumlah audience yang sangat banyak. Tapi akan lebih banyak jika Anda anda mampu melibatkan offline audience pada kegiatan online atau sebaliknya.

Pada kenyataannya, iklan televisi mampu mengajak penonton untuk mengikuti kegiatan online yang Anda buat, sedangkan QR dapat menjadi jembatan antara media offline dan online dengan mengarahkan pengguna pada link tertentu. Selain itu print media seperti flyer, brosur, poster, banner, dan kartu nama juga dapat digunakan untuk mencantumkan akun media sosial bisnis Anda.

Meskipun banyak yang meragukannya, tapi ini bisa menjadi cara paling mudah untuk melibatkan offline audience pada kegiatan online. Seperti misalnya Walmart Virtual Toy Store yang menampilkan QR code pada tempat-tempat umum.

Toy expert Mattel and retail expert Walmart

Source : Marketingmag

 

Menggabungkan kegiatan online dan offline marketing

Kemudian bagaimana cara Anda memaksimalkan kegiatan online dan offline marketing? Sangat mudah sekali, yaitu dengan mengabungkan keduanya. Sebagai contoh Anda bisa melihat bisnis O2O (Online to Offline) milik Matahari Mall. Dimana pengguna bisa berbelanja secara online melalui website dan kemudian mengambil barang secara langsung (offline) pada E-locker, E-kiosk, atau Matahari Department Store terdekat.

Dengan menggabungkan kegiatan online dan offline marketing, maka customer akan merasa lebih aman dan percaya dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Mereka dapat merasakan kemudahan berbelanja secara online, namun terbebas dari rasa khawatir produk hilang pada saat pengiriman ke tempat tujuan.

matahari online to offline (020) strategy

Source : Viva

Menghasilkan dampak yang berkelanjutan

Menghubungkan kegiatan marketing secara online dan offline sebenarnya tidak hanya memperkuat kehadiran brand saja. Dengan adanya brand yang kuat di mata customer maka bisa memberikan dampak yang sangat baik. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan sesat, tapi juga berkelanjutan. Melalui online dan offline campaign yang dilakukan secara benar, maka Anda dapat menciptakan suatu ekosistem marketing dan memadukan beberapa program sekaligus secara bersamaan melalui brand yang bersifat magnetik.

Jika diperhatikan, strategi offline marketing masih menawarkan banyak sekali keuntungan, namun perkembangan teknologi mengharuskan berbagai informasi mengenai bisnis Anda dapat diakses secara online. Oleh karena itu, ada baiknya Anda menggabungkan strategi online dan offline marketing secara bersamaan.

Bagaimana menurut Anda?

You Might Also Like

1 Comment

  • Reply
    advertising
    Agustus 31, 2017 at 11:05 am

    artikelnya membantu sekali kak 🙂

  • Leave a Reply