Branding

Pengeluaran Tersembunyi dari Bisnis Startup yang Perlu Diantisipasi

startup bisnis

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Kauffmann Foundation, sebuah startup kecil membutuhkan dana sekitar $30,000 untuk bisa berjalan. Bila dikalikan dengan kurs rupiah saat ini sebesar Rp 13.550, jumlahnya mencapai Rp 406.500.000,-

Jumlah tersebut tentunya akan dirinci lagi ke dalam pos-pos pengeluaran yang bervariasi tergantung dari kebutuhan startup Anda. Namun satu hal yang harus diwaspadai yaitu pengeluaran tersembunyi yang mungkin tidak atau belum terpikirkan oleh Anda, padahal dampaknya besar terhadap keuangan bisnis Anda.  

  1. Bunga Pinjaman

Tidak jarang orang memodali startup-nya dengan mengajukan pinjaman kepada bank, dengan jangka waktu pengembalian yang sudah ditetapkan. Nah hal yang sering terlupakan atau dianggap enteng adalah bunga dari total pinjaman.

Sekali Anda salah perhitungan mengenai ini akan menjadi beban di bulan berikutnya, apalagi jika sampai menunggak mengangsur setiap bulannya. Penumpukan seperti ini akan menjadi bebas yang sangat besar terhadap keuangan bisnis Anda.

  1. Jaminan & Fasilitas Pegawai

Bila berkaitan dengan pegawai startup, Anda tidak bisa hanya bicara mengenai gaji karena masih ada perhitungan pajak, tunjangan, bonus, penyesuaian gaji berkala hingga penyesuaian UMR yang kesemuanya harus diperhitungkan secara cermat.    

  1. Penyusutan Aset

Mesin printer yang sering error, dispenser yang tidak berfungsi optimal hingga laptop inventaris yang semakin lambat merupakan contoh penyusutan aset startup yang umum ditemui pada lingkungan kerja. Tentu ini akan berakibat pengeluaran ekstra karena harus mengeluarkan biaya untuk memperbaiki atau bahkan membeli yang baru.

  1. Asuransi

Untuk melindungi bisnis startup Anda serta semua yang terkait di dalamnya, Anda bisa saja memiliki beberapa macam asuransi dari mulai asuransi kesehatan, perlindungan jiwa sampai asuransi perlindungan aset. Namun apakah ini sudah Anda perhitungkan secara detil? Berapa premi yang harus Anda bayar, apakah sepadan dengan benefit yang ditawarkan?, dan yang paling penting apalah benar-benar dibutuhkan?

     5. Biaya Perijinan

Banyak orang tidak menyadari bahwa untuk mendirikan sebuah bisnis ada biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk berbagai macam perijinan serta legalitas. Ada baiknya Anda mencari tahu secara lengkap apa saja yang harus dilengkapi dan mana yang bisa dikompromikan.

     6. Pajak

Sewaktu status Anda masih menjadi karyawan di perusahaan lain, mungkin soal pajak tidak menjadi pemikiran khusus. Namun beda soal ketika sekarang Anda menjadi pemilik bisnis yang bertanggung jawab atas pajak karyawan dan juga pajak bisnis Anda.  

     7. Belanja Bulanan

Seperti rumah tangga yang punya anggaran belanja bulanan, begitupun halnya dengan sebuah bisnis yang juga membutuhkan perlengkapan kamar mandi hingga pantry. Ditambah lagi dengan benada-benda penunjang kerja seperti stationery, lemari penyimpanan berkas hingga telepon PABX dan jaringan internet.

Bagaimana? Apakah 7 hal di atas sudah masuk perhitungan biaya bulanan Anda? Jangan sampai pengeluaran tersembunyi ini menghambat perkembangan bisnis startup Anda.

 

BACA JUGA: Membangun Brand dengan 7 Langkah Mudah

 

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply